Gerakan Pramuka Saka Bhayangkara Polres Alor melaksanakan latihan rutin yang diikuti oleh Pamong Saka, kakak senior, Dewan Saka Bhayangkara Polres Alor, serta seluruh anggotanya.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin anggota Provost, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan kode etik Pramuka yang mencakup Pancasila, Tri Satya, dan Dasa Darma. Setelah itu, Krida P2B memberikan materi tentang "Tanda-Tanda Bencana Alam" yang didampingi oleh Kak Isak Maukaling.
Materi yang disampaikan meliputi:
- Pengertian: Tanda-tanda bencana alam adalah gejala fisik, biologis, maupun atmosfer yang menunjukkan potensi bahaya akan terjadi, seperti gempa kuat, air laut surut tiba-tiba (tsunami), retakan tanah, hingga perubahan cuaca ekstrem.
Selain pemaparan materi, Untuk memperkuat tali kebersamaan, anggota Pramuka dibagi menjadi 10 regu masing-masing regu beranggotakan 3 orang untuk mengikuti permainan edukatif berupa "Tupai dan Pohon" yang dipimpin langsung oleh Kak Riski Haikal Djawa.
Setelah permainan selesai seluruh anggota duduk berkumpul untuk mendengarkan arahan dari Kak Andreas Rihi selaku Pamong Saka. Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kak Sartika Kera selaku Ketua Dewan Saka Bhayangkara Polres Alor Masa Bakti 2026/2027.